A. Latar Belakang
Islam menurut Syikh Mahmud Syaltut adalah agama Allah yanag diperintahkan untuk mengajarkan tentang pokok-pokok serta peraturan-peraturannya kepada Nabi Muhammad SAW, Dan menugaskannya untuk menyampaikan agama tersebut kepada seluruh manusia dan mengajak mereka untuk memeluknya.
Ilmu adalah segala pengetahuan yang bersifat universal dan harus substansi yang akan terus berkembang sesuai perkembangan zaman. Ilmu lama atau paradigma lama bisa saja ditolak ketika ada sebuah para digma baru yang lebih meyakinkan karna ada bukti-bukti yang lebih konkrit dan ilmiah.
Umat Islam pada dasarnya memiliki keyakinan yang sama bahwa mereka mempercayai Tuhan Yang Maha Esa adalah Allah SWT. Dalam pemahaman terhadap Tuhan, di dalam pemikiran umat Islam sendiri mempunyai banyak pemahaman yang berbeda, selain itu mereka memahami bahwa Tuhan berlaku sama seperti makhluk lainnya yang mempunyai kebutuhan biologis dan sebagainya.
Adapun pengilmuan islam menuju paradigma islam atau islam sebagai ilmu. Bahwa akan dikemukakan dalam makalah ini, yaitu perlunya pengilmuan islam, orang islam harus melihat realitas melalui islam, dan eksistensi humaniora dalam Al-Qur’an. Pertama, perlunya islam sebagai teks (Al-Qur’an dan As-Sunnah) untuk dihadapkan kepada realitas, baik realitas sehari-hari maupun realitas ilmiah. Dengan kata lain dari teks ke konteks. Dalam ilmu berarti, bahwa gerakan intlektual islam harus melangkah ke arah pengilmuan islam.
